- Semua
- Anggaran Responsif Gender
- Data & Analitik
- disabilitas
- disabilitas intelektual
- GEDSI
- inklusi sosial
- Manajemen Keuangan
- sindrom down
- SPM
- Standard
- Top 10

Campus Data Insight (CDI) adalah program kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Badan Pusat Statistik, dan Universitas Kalimantan Utara untuk menyiapkan generasi akademisi yang "melek data". Berakar pada filosofi Better Data, Better Life, program ini mendorong mahasiswa dan dosen tidak sekadar membaca data, tetapi mengolah metadata, menyusun infografis, dan menulis artikel berbasis bukti dengan memanfaatkan portal Satu Data Daerah E-Dataku. Melalui skema duta data, magang di OPD, hingga modul Sekolah Data, CDI membangun budaya data berkelanjutan yang memperkuat Sistem Statistik Nasional dan kebijakan pembangunan yang inklusif.

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengambil langkah berani dengan membebaskan pajak kendaraan bermotor (PKB) bagi penyandang disabilitas pengguna kendaraan modifikasi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur NTB Nomor 23 Tahun 2024. Buklet cerita ini menampilkan kisah nyata Airul dan Bang Ipi—dua penyandang disabilitas daksa yang kini bisa menjalankan usaha dan bergerak bebas tanpa rasa waswas terhadap razia. Melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi NTB, Kementerian Keuangan, dan Program SKALA (Kemitraan Australia-Indonesia), kebijakan ini menandai pergeseran paradigma dari revenue-centric menuju empowerment-centric: menjadikan pendapatan daerah sebagai investasi sosial dan menghadirkan negara sebagai fasilitator kemandirian bagi warga paling rentan.

Di tengah tantangan geografis dan keterbatasan sebagai provinsi muda, Kalimantan Utara membuktikan bahwa konsistensi tata kelola dapat mengubah Standar Pelayanan Minimal (SPM) dari sekadar kewajiban administratif menjadi instrumen pembangunan yang bermakna. Melalui penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, pendekatan "jemput bola", evaluasi triwulanan, hingga pembentukan The SPM Team yang difasilitasi SKALA, Kaltara berhasil menjaga capaian SPM tetap tinggi bahkan saat anggaran menurun dari Rp393 miliar (2021) menjadi Rp142 miliar (2024), dan dua kali meraih penghargaan nasional (2023 dan 2025). Lebih dari angka dan penghargaan, keberhasilan ini hadir nyata dalam kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan inklusif di Sekolah Luar Biasa hingga layanan...

Bagaimana memastikan pembangunan benar-benar menjangkau semua? Pengalaman dari Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Gorontalo menunjukkan bahwa pengarusutamaan gender dapat menjadi strategi penting untuk membangun kebijakan yang lebih adil dan inklusif. Melalui penguatan kapasitas aparatur, kolaborasi dengan masyarakat sipil, serta dukungan kemitraan pembangunan seperti Program SKALA, berbagai daerah mulai mengintegrasikan perspektif gender, disabilitas, dan inklusi sosial dalam sistem perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Simak kisah dan pembelajaran dari berbagai daerah tersebut dalam booklet ini.

Melalui kebijakan ini, penyandang disabilitas yang memiliki kendaraan atas nama sendiri dapat memperoleh pengurangan Pajak Kendaraan Bermotor hingga 50 persen, memberikan ruang finansial yang lebih longgar sekaligus memperkuat partisipasi mereka dalam aktivitas sosial dan ekonomi. Reformasi ini menunjukkan bahwa kebijakan fiskal daerah tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan, tetapi juga pada keadilan sosial dan inklusi. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam memperkuat tata kelola fiskal daerah yang lebih inklusif, melalui penerbitan Peraturan Gubernur NTT Nomor 43 Tahun 2025 tentang Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor bagi Penyandang Disabilitas. Regulasi ini melengkapi kerangka reformasi pajak daerah yang...