- Semua
- Anggaran Responsif Gender
- Data & Analitik
- disabilitas
- disabilitas intelektual
- down syndrome
- GEDSI
- inklusi sosial
- Keuangan Publik
- sindrom down
- SPM
- Standard
- Top 10

Pemerintah Indonesia yang berkolaborasi dengan Program SKALA turut mengintegrasikan prinsip Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) ke dalam tata kelola pemerintahan untuk memastikan layanan dasar yang lebih adil dan responsif. Melalui kolaborasi dengan kementerian, pemerintah daerah, dan jaringan masyarakat sipil, SKALA mendorong perencanaan dan penganggaran yang inklusif, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pemanfaatan data terpilah berbasis gender dan disabilitas. Pendekatan ini diwujudkan dalam berbagai bentuk dukungan teknis seperti penyusunan kebijakan, penguatan sistem data dan forum partisipatif, serta advokasi kebijakan yang menargetkan pemenuhan kebutuhan kelompok rentan secara berkelanjutan.
Jabatan Fungsional Analis Kebijakan (JFAK) lahir dari reformasi birokrasi yang telah berlangsung dua dekade dan membawa perubahan besar dalam tata kelola pemerintahan, sistem kepegawaian, dan layanan dasar di Indonesia. Peran JFAK berdampak pada implementasi kebijakan yang efektif untuk mendukung kesejahteraan rakyat, terutama dalam penyediaan layanan dasar yang berkualitas dan merata seperti pendidikan, kesehatan dan sosial. Salah satu perannya adalah memastikan kebijakan di tingkat daerah selaras dengan kebijakan nasional guna mencegah tumpang tindih regulasi dan ketidakpastian dalam implementasi. Risalah kebijakan ini mengidentifikasi permasalahan dan tantangan yang terjadi dalam pelaksanaan JFAK di daerah, yaitu rendahnya pemahaman pimpinan daerah terhadap peran JFAK yang...

Program SKALA bersama Pemerintah Provinsi Aceh menjalin kolaborasi strategis untuk mendorong akselerasi layanan dasar melalui penguatan tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan publik, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam menghadapi tantangan fiskal dan dinamika pembangunan, kolaborasi ini berfokus pada reformasi kebijakan, peningkatan kapasitas aparatur, penguatan sistem perencanaan berbasis data, serta pelibatan kelompok rentan dan masyarakat sipil. Dengan mendukung implementasi kebijakan yang lebih responsif, inklusif, dan berbasis bukti, kemitraan ini bertujuan untuk mewujudkan visi Pemerintah Aceh 2025–2030 dalam membangun tata kelola yang efisien dan masyarakat yang sejahtera.
Program SKALA merupakan inisiatif kemitraan Australia-Indonesia yang bertujuan mendukung pemerintah Indonesia dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan melalui peningkatan penyediaan layanan dasar bagi masyarakat miskin dan rentan di daerah tertinggal. Dalam konteks desentralisasi yang memberikan otonomi lebih besar kepada pemerintah daerah, SKALA berfokus pada penguatan tata kelola data dan analitik melalui integrasi sistem data di semua tingkat pemerintahan, sejalan dengan kebijakan Satu Data Indonesia.

Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menandai langkah penting dalam pengelolaan dan ekosistem data di Indonesia. DTSEN dibangun di atas fondasi arsitektur data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) serta sistem-sistem pendataan lain. Pengembangan DTSEN perlu mengantisipasi tantangan dan permasalahan dalam pembangunan sistem-sistem data yang sudah/pernah ada, antara lain: belum adanya desain pemutakhiran sistem satu data yang teruji efektif; belum lengkapnya regulasi tentang pedoman, tata kelola, dan mekanisme koordinasi lintas kelembagaan yang melakukan pemutakhiran hingga verifikasi dan validasi data lintas...