Studi Baseline Kolaborasi Multipemangku Kepentingan Untuk Pengarusutamaan Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) di Provinsi Gorontalo
Studi baseline ini mengkaji kolaborasi multipemangku kepentingan dalam pengarusutamaan Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) di Provinsi Gorontalo dengan menyoroti kapasitas organisasi masyarakat sipil (OMS) serta dinamika keterlibatannya dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah. Temuan menunjukkan bahwa pelibatan OMS GEDSI masih terfokus pada tahap perencanaan melalui musrenbang dan forum konsultatif, sementara ruang partisipasi publik dalam penganggaran relatif tertutup. Mekanisme perencanaan tematik GEDSI belum terlembagakan secara konsisten dan integrasinya lebih banyak bergantung pada dokumen sektoral serta kerangka RAD SDGs. Di sisi lain, OMS memiliki kekuatan pada komitmen isu dan kedekatan dengan komunitas, namun masih menghadapi keterbatasan pada aspek legalitas, pendanaan, sumber daya manusia, serta advokasi berbasis data. Studi ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas teknokratis OMS dan pengembangan model kolaborasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan untuk memastikan integrasi GEDSI yang lebih efektif dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah di Gorontalo.
Tags:
Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) adalah Program Kemitraan Australia-Indonesia untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam upaya mengurangi kemiskinan dan ketimpangan dengan meningkatkan penyediaan layanan dasar bagi masyarakat miskin dan rentan di daerah tertinggal.
HUBUNGI KAMI
-
Jl. Jendral Sudirman Kav. 22-23 Jakarta 12920
Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) adalah Program Kemitraan Australia-Indonesia untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam upaya mengurangi kemiskinan dan ketimpangan dengan meningkatkan penyediaan layanan dasar bagi masyarakat miskin dan rentan di daerah tertinggal.
HUBUNGI KAMI
-
Jl. Jendral Sudirman Kav. 22-23 Jakarta 12920